Entah apakah seharusnya istilah yang benar adalah niat cyber atau yang lainnya, tapi yang ingin mamang kemukakan disini adalah betapa keberadaan internet telah membuat segala sesuatu menjadi lebih mudah. Lebih mudah dalam artian, cukup dengan niat – maka apa yang dimaksud akan lebih cepat dan mudah untuk diwujudkan di dunia maya atau dunia cyber. Kalau mamang beri judul artikel ini “Niat Maya” atau “Maya Niat” nanti disangkanya cerita mengenai Neng Maya yang lagi niat shaum wajib Ramadhan
Contohnya begini : kalau dulu seseorang melihat iklan atau terpapar informasi apakah itu melalui media cetak, media televisi, atau apapun selain media cyber, maka jika seseorang tersebut tertarik atau berniat untuk menindaklanjuti paparan informasi tersebut maka yang bersangkutan perlu usaha dan waktu lebih sehingga terkadang niat saja tidaklah cukup untuk menjamin tingkat keberhasilannya. Halah – teori – susah amat ya. Contohnya begini (ulangan) : Ini sih kasus yang paling umum aja ya, jangan dulu yang komplek. Si A tadi pagi melihat iklan lagu baru band dorockdock di tivi. Si A tertarik untuk membeli CD lagu baru tersebut. Maka si A perlu untuk berangkat ke toko CD terdekat untuk kemudian membeli CD tersebut. Jadi dalam prosesnya akan ada beberapa niat tambahan yang perlu dilakukan untuk menjadikan iklan tersebut berhasil dan si A mendapatkan apa yang dia inginkan. Niat untuk mandi, gosok gigi, pakai baju, naik angkot, turun di toko CD, beli CD, dst.
Lain halnya di jaman cyber dot com atau dunia maya, jika si A melihat iklan lagu baru band dorockdock misalnya di banner nya mangmemed dot com, maka si A tinggal mengklik iklan tersebut dan lagu tersebut akan terdownload ke komputer si A. Gak perlu mandi, gak perlu gosok gigi, gak perlu nyegat angkot, dsb. Cukup niat kepingin punya lagu tersebut dan klik, beres.
Sialnya, kemudahan ini juga yang menjadi masalah ketika niat tersebut adalah niat yang bisa dinilai negatif – misalnya penyalahgunaan pornografi.
Lanjutkan membaca Cyber Niat














